Sultraonline.id, Kendari – Bank Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) memperkuat dukungannya terhadap program strategis nasional melalui penyaluran Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi untuk mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Total plafon kredit yang telah disalurkan dan sedang diproses Bank Sultra untuk mendukung proyek tersebut mencapai Rp20,55 miliar. Pembiayaan ini diharapkan membantu para pelaksana proyek menyelesaikan pembangunan infrastruktur kawasan pesisir secara tepat waktu dan berkualitas.
Program Kampung Nelayan Merah Putih berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Secara nasional, program ini memiliki alokasi anggaran sebesar Rp4,94 triliun.
Khusus di Sulawesi Tenggara, terdapat 19 paket proyek yang telah resmi berkontrak dengan total nilai mencapai Rp203,77 miliar.
Dari total plafon pembiayaan Bank Sultra sebesar Rp20,55 miliar, sebanyak lima proyek telah memperoleh fasilitas kredit dengan nilai Rp7,6 miliar. Proyek-proyek tersebut tersebar di Kabupaten Buton Utara, Muna Barat, Muna, Buton Tengah, dan Buton.
Sementara itu, fasilitas kredit untuk empat proyek lainnya masih dalam proses dengan total plafon sebesar Rp12,95 miliar. Proyek-proyek tersebut mencakup wilayah Kota Baubau, Kabupaten Buton Selatan, Wakatobi, Muna, Konawe, Kolaka, dan Kolaka Utara.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan keterlibatan perseroan dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sultra siap berdiri di barisan terdepan untuk menyukseskan program-program strategis pemerintah, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur kawasan pesisir melalui proyek Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya. Kamis (22/10/2026).
Menurut Andri, dukungan pembiayaan melalui Kredit Modal Kerja Konstruksi ditujukan untuk membantu pelaksana proyek menyelesaikan pekerjaan fisik sesuai target, dengan tetap memperhatikan kualitas pembangunan.
Ia optimistis, penyelesaian infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih di Sultra akan meningkatkan konektivitas kawasan pesisir dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan.
“Kami optimistis, dengan selesainya pembangunan infrastruktur KNMP di Sultra, konektivitas dan roda perekonomian masyarakat nelayan akan tumbuh pesat serta memperkuat daya saing sektor ekonomi biru di Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Dukungan pembiayaan tersebut sekaligus menegaskan peran Bank Sultra sebagai bank pembangunan daerah yang turut mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.
Melalui kemitraan dengan pemerintah dan para pelaksana proyek, Bank Sultra berkomitmen melanjutkan penyaluran pembiayaan produktif dan inklusif guna mendukung kemandirian ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan nelayan di Sulawesi Tenggara.
















































