Enam Hari Pencarian, Penumpang KM Nggapulu yang Jatuh di Perairan Wawonii Belum Ditemukan

Sultraonline.id, KONAWE KEPULAUAN – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Sian Servit Kembau (51), penumpang Kapal Pelni KM Nggapulu yang dilaporkan terjatuh di sekitar perairan Wawonii, Sulawesi Tenggara. Hingga hari keenam pencarian, Senin (19/10/2026), korban belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin AS, mengatakan pencarian yang berlangsung hingga pukul 16.30 Wita belum membuahkan hasil.

Dengan hasil nihil, operasi SAR dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada Selasa (20/10/2026) pukul 07.00 Wita.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau cerah berawan. Kecepatan angin tercatat 3 knot dari arah timur laut, dengan tinggi gelombang sekitar 0,4 meter.

Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Terjatuh Saat Pelayaran Bitung–Jakarta

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 23.20 Wita. Saat itu, korban dilaporkan terjatuh dari KM Nggapulu yang tengah melayani rute pelayaran Bitung–Jakarta di sekitar perairan Wawonii.

Pihak kapal sempat melakukan upaya pencarian selama kurang lebih dua jam. Namun, usaha tersebut belum berhasil menemukan korban.

Pihak keluarga kemudian menghubungi KPP Kendari untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan. Sejak menerima laporan, Basarnas bersama unsur terkait melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Libatkan Sejumlah Unsur dan Peralatan SAR

Operasi pencarian hari keenam melibatkan SAR Mission Coordinator (SMC) beserta staf, rescuer KPP Kendari, Stasiun Radio Pantai (SROP) Kendari, SROP Baubau, pihak Pelni Kendari, serta keluarga korban.

Untuk mendukung operasi, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya kendaraan penyelamat, Rigid Inflatable Boat (RIB), AquaEye, peralatan selam, peralatan medis SAR, perlengkapan evakuasi, alat komunikasi, serta peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Meski hingga hari keenam korban belum ditemukan, upaya pencarian akan kembali dilanjutkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Basarnas Kendari terus berupaya melakukan pencarian dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca serta keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles