Sultraonline.id, MAGELANG – Ketua DPRD Kota Kendari, Laode Muhammad Inarto, resmi mengikuti kegiatan Retreat Nasional Ketua DPRD se-Indonesia yang diselenggarakan di Kota Magelang, Jawa Tengah, Rabu (15/04/2026). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 April 2026, dihadiri oleh para Ketua DPRD provinsi serta kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.
Retreat nasional ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat kelembagaan legislatif daerah, serta menyatukan visi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para pimpinan lembaga legislatif untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan mengkaji berbagai isu pembangunan yang dihadapi daerah masing-masing.
Ketua DPRD Kota Kendari, Laode Muhammad Inarto, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, retreat nasional menjadi momentum penting bagi para pimpinan DPRD untuk memperkuat pemahaman mengenai peran dan fungsi legislatif dalam mendorong kemajuan daerah.
“Kita sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang sangat bermakna ini. Sebagai Ketua DPRD Kota Kendari, saya melihat bahwa kesempatan seperti ini sangat berharga untuk memperdalam pemahaman kita tentang peran legislatif dalam mendorong kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut, dirinya berharap dapat memperoleh berbagai pembelajaran terkait model pengelolaan kelembagaan yang efektif serta strategi dalam menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan nasional.
“Kita berharap dapat membawa pulang berbagai ide dan konsep baru yang bisa diterapkan di Kota Kendari, terutama dalam hal memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Laode Muhammad Inarto menilai retreat nasional juga menjadi sarana untuk memperkuat jejaring kerja antarpimpinan DPRD di seluruh Indonesia. Menurutnya, kolaborasi dan komunikasi yang baik antar daerah sangat diperlukan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri dalam menghadapi dinamika pembangunan saat ini. Melalui jejaring yang terbentuk di retreat ini, kita dapat berbagi solusi terbaik dan saling mendukung untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi masing-masing daerah,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan rekomendasi yang konkret dan implementatif sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam memperkuat peran lembaga legislatif.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya sebatas acara akademik, namun juga dapat menghasilkan langkah-langkah nyata yang berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kemakmuran masyarakat di seluruh pelosok Indonesia,” tutupnya.
Retreat Nasional Ketua DPRD se-Indonesia diharapkan menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antar lembaga legislatif daerah serta mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

















































