Dies Natalis ke-45 UHO, Plt. Rektor Tegaskan Komitmen Menuju Kampus Unggul

Sultraonline.id, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) memanfaatkan momentum Dies Natalis ke-45 untuk memaparkan berbagai capaian strategis yang berhasil diraih dalam setahun terakhir. Hal tersebut disampaikan Plt. Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munandi, S.T., M.Eng., dalam laporan tahunan pada Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-45 UHO, Rabu (19/8/2026).

Mengusung tema “Unggul, Inovatif, dan Berdampak bagi Negeri”, Dies Natalis tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen UHO untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam laporannya, Prof. Khairul Munandi mengatakan tema tersebut selaras dengan semangat Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni membangun bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan hilirisasi inovasi.

“Perguruan tinggi harus menjadi tulang punggung kebangkitan Indonesia. Melalui itu, UHO bisa lebih berdaya dan berdampak langsung kepada masyarakat, dunia industri dan usaha, serta mendukung ekosistem riset dan inovasi untuk pembangunan nasional,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pendiri, mantan rektor, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pemerintah, serta seluruh mitra yang telah berkontribusi terhadap perkembangan UHO selama 45 tahun.

Penguatan Akademik

Di bidang akademik, UHO saat ini memiliki 116 program studi yang terdiri atas tiga program doktor, 25 program magister, lima program profesi, 78 program sarjana, dan lima program diploma.

Dari jumlah tersebut, 41 program studi telah terakreditasi Unggul, tiga program studi terakreditasi A, 51 program studi berstatus Baik Sekali, sembilan program studi terakreditasi B, sembilan program studi berstatus Baik, dua program studi Baik Sementara, serta satu program studi baru yang masih dalam proses akreditasi.

Selama periode 1 Agustus 2025 hingga 31 Juli 2026, sebanyak 27 program studi berhasil meningkatkan peringkat akreditasi, sementara empat program studi mengalami penurunan. Di sisi lain, jumlah program studi berakreditasi internasional meningkat dari enam menjadi sembilan.

Transformasi pembelajaran juga terus diperkuat melalui penerapan Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) yang mendukung model blended learning guna menghadirkan proses pembelajaran yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Penerimaan Mahasiswa Baru

Pada Tahun Akademik 2026, UHO menerima 8.180 mahasiswa baru, terdiri atas 2.104 mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 3.034 mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan 3.042 mahasiswa melalui Seleksi Mandiri Masuk UHO (SMMUHO).

Sementara itu, jumlah mahasiswa aktif UHO pada semester genap Tahun Akademik 2025/2026 tercatat sebanyak 35.295 mahasiswa yang tersebar di 14 fakultas dan Pascasarjana.

Penguatan Riset dan Publikasi

Di bidang penelitian, UHO mencatat peningkatan aktivitas riset melalui berbagai skema pendanaan nasional maupun internal.

Selama periode pelaporan, sebanyak 567 proposal penelitian diusulkan, dengan 75 judul memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) maupun LPDP senilai Rp12,24 miliar.

Selain itu, UHO juga mendanai 304 judul penelitian melalui Badan Layanan Umum (BLU) dengan anggaran Rp7,53 miliar, serta 25 penelitian kerja sama pemerintah daerah dengan total anggaran Rp8,17 miliar.

Untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tercatat 23 program memperoleh pendanaan dengan total anggaran Rp1,47 miliar.

Mahasiswa Berprestasi dan Beasiswa

Prof. Khairul Munandi menjelaskan UHO terus mendorong peningkatan prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional.

Sepanjang tahun ini, mahasiswa UHO berhasil meraih berbagai penghargaan, di antaranya Juara ASEAN Pencak Silat Championship di Vietnam, POMNAS 2025, Kejuaraan Karate Internasional ESA Unggul Cup VI, Kejuaraan Nasional Atletik, hingga Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo.

Di bidang kesejahteraan mahasiswa, sebanyak 10.613 mahasiswa menerima berbagai jenis beasiswa, mulai dari KIP Kuliah, Beasiswa Bank Indonesia, Beasiswa Unggulan, Baznas, Beasiswa Pendidikan Indonesia, hingga beasiswa pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara.

SDM dan Tata Kelola

Hingga 31 Juli 2026, UHO memiliki 1.511 dosen, terdiri atas dosen PNS, PPPK, dan non-PNS. Dari jumlah tersebut, terdapat 170 guru besar, 293 lektor kepala, 519 lektor, 429 asisten ahli, dan 100 tenaga pengajar.

Sementara jumlah tenaga kependidikan mencapai 655 orang, terdiri atas PNS, PPPK, pegawai harian tetap, dan pegawai harian tidak tetap.

Dalam mendukung tata kelola yang baik, UHO juga terus memperkuat sistem pengukuran kinerja dosen dan tenaga kependidikan berbasis Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), serta meningkatkan layanan laboratorium terpadu, kebun hayati, dan perpustakaan sebagai penunjang pendidikan dan riset.

Menutup laporannya, Prof. Khairul Munandi mengajak seluruh sivitas akademika memperkuat kolaborasi, inovasi, dan budaya kerja produktif untuk mewujudkan UHO sebagai perguruan tinggi unggul yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Melalui Dies Natalis ke-45 ini, mari kita memperkuat sinergi dan kerja sama dalam mewujudkan Universitas Halu Oleo yang semakin maju, unggul, inovatif, dan berdaya saing, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan Indonesia,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles