Sultraonline.id, KENDARI – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama nelayan dan masyarakat pesisir di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya, Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Senin (17/8/2026).
Dalam upacara tersebut, Menteri KKP didampingi Wakil Gubernur Sultra Hugua. Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka bertindak sebagai inspektur upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dipusatkan di Lapangan Kantor Gubernur Sultra.
Kehadiran Menteri KKP di Sulawesi Tenggara merupakan bagian dari kunjungan kerja yang diawali dengan penyambutan di Bandara Halu Oleo, Kendari, Minggu (16/8/2026). Penyambutan turut dihadiri Ketua DPRD Sultra, jajaran Forkopimda Sultra, dan Pj. Sekretaris Daerah Sultra. Menteri KKP turut didampingi Kepala BPPSDM KKP I Nyoman Radiarta dan Tenaga Ahli Menteri KKP Bidang Perlindungan Nelayan dan Awak Kapal Perikanan, Mohamad Abdi.
Dalam arahannya sebagai inspektur upacara, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa setelah 81 tahun Indonesia merdeka, masih terdapat nelayan yang belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, sehingga peningkatan kesejahteraan nelayan perlu berjalan seiring dengan penguatan sektor perikanan sebagai sumber protein nasional sekaligus mata pencaharian masyarakat.
Menteri KKP menjelaskan, salah satu fokus utama KKP adalah menghadirkan fasilitas perikanan terintegrasi melalui program prioritas nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil perikanan, memperluas akses pasar, serta mendorong nelayan naik kelas.
Untuk itu, kawasan nelayan membutuhkan dukungan sarana produksi, seperti dermaga, tempat pendaratan ikan, fasilitas rantai dingin, cold storage, pabrik es, dan sarana dasar lainnya.
Di KNMP Sorue Jaya, keberadaan fasilitas seperti cold storage, pabrik es portabel, shelter pendaratan ikan hingga dermaga mulai menunjukkan dukungan terhadap aktivitas dan produktivitas perikanan masyarakat pesisir.
Dalam keterangannya kepada awak media, Menteri KKP didampingi Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Sultra Hugua. Menteri KKP menyampaikan, KNMP Sorue Jaya merupakan bagian dari 100 titik Kampung Nelayan Merah Putih yang telah selesai dibangun.
Pemerintah selanjutnya menargetkan pembangunan 1.209 titik hingga akhir tahun yang diharapkan dapat segera diselesaikan dan selanjutnya diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 titik KNMP di seluruh Indonesia.
Menteri KKP mengatakan, keberadaan KNMP diharapkan menjadi lokasi kegiatan yang baik bagi nelayan lokal sekaligus meningkatkan produktivitas melalui penyediaan fasilitas produksi. Dengan dukungan sarana dan prasarana tersebut, nelayan diharapkan dapat memperluas wilayah operasinya dan meningkatkan hasil produksi.
Terkait operasional dan pengelolaan KNMP, Menteri KKP menyampaikan bahwa setelah seluruh fasilitas selesai dan beroperasi, pengelolaannya akan diserahkan kepada desa untuk selanjutnya dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari unit usaha koperasi.
Untuk mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan, pemerintah pada tahap pertama memberikan bantuan kapal beserta alat tangkap. Ke depan, Presiden Prabowo Subianto menargetkan setiap kabupaten mendapatkan kapal berkapasitas 30 ton yang dapat digunakan secara bergiliran oleh kelompok nelayan untuk memperluas wilayah operasi dan meningkatkan hasil tangkapan.
















































