TMI Sultra Dukung Penuh Pelantikan DPC HKTI, Siap Sinergi Bangun Hilirisasi Pertanian

Sultraonline.id , Kendari — Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Indonesia (DPW TMI) Provinsi Sulawesi Tenggara menyatakan dukungan penuh terhadap pelantikan 17 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPW TMI Sultra, La Ode Abdul Muis saat menghadiri ramah tamah Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Abdul Kadir Karding bersama Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka di Kendari, Kamis (10/9/2026).

Pelantikan 17 Ketua DPC HKTI tersebut berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Gubernur Sultra dan dihadiri langsung oleh Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding.

Menurut Abdul Muis, pelantikan pengurus HKTI di 17 kabupaten/kota menjadi langkah penting untuk memperkuat kelembagaan petani hingga ke daerah. Kehadiran struktur organisasi yang lengkap akan memudahkan konsolidasi program pertanian di seluruh Sultra.

“Kami dari TMI Sultra mendukung penuh pelantikan DPC HKTI se-Sultra. Semakin kuat kelembagaan petani di daerah, semakin mudah kita membangun sinergi. Ini modal penting untuk mendorong pertanian Sultra naik kelas,” kata Abdul Muis.

Ia menegaskan, TMI Sultra siap bersinergi dengan HKTI dan Pemerintah Provinsi Sultra di bawah koordinasi Gubernur Andi Sumangerukka untuk fokus pada agenda yang lebih besar, yakni hilirisasi pertanian.

Selama ini, kata dia, petani Sultra masih banyak yang menjual hasil pertanian dalam bentuk mentah sehingga nilai tambahnya kecil. Padahal, jika ada pengolahan dan hilirisasi, keuntungan petani bisa berlipat.

“Yang kita kejar bukan hanya soal luas tanam dan produksi. Tugas kita ke depan adalah bagaimana hasil pertanian, perikanan, dan peternakan kita diolah sehingga punya nilai tambah. Di situlah kesejahteraan petani akan tercipta,” ujarnya.

Abdul Muis menilai, Sultra memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Selain tanaman pangan, sektor perikanan dan peternakan juga sangat potensial jika dikelola secara terintegrasi.

Untuk mewujudkan itu, dibutuhkan kolaborasi lintas pihak, mulai dari pemerintah daerah, organisasi petani, dunia usaha, akademisi hingga perbankan dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Ini menjadi titik awal membangun agenda bersama. TMI Sultra siap menjadi bagian dari kolaborasi tersebut bersama HKTI dan seluruh pemangku kepentingan untuk memaksimalkan potensi yang ada dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles