Sultraonline.id, KENDARI – Sebanyak 677 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, menerima bantuan pangan berupa beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.
Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Kelurahan Baruga, Kamis (10/9/2026), dan dipantau langsung Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra), Jaelani.
Untuk 677 KPM tersebut, total beras yang disalurkan mencapai 20.310 kilogram. Masing-masing penerima memperoleh 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan.
Jaelani mengatakan, bantuan pangan merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut pada periode berikutnya hingga Desember 2026.
“Program ini untuk alokasi Juli sampai September. Mudah-mudahan untuk alokasi selanjutnya sampai Desember bisa kembali dialokasikan,” kata Jaelani.
Menurutnya, persoalan data penerima menjadi salah satu hal penting yang harus terus diperbaiki agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Jaelani menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat sekitar 32 ribu masyarakat di Kota Kendari yang tercatat membutuhkan bantuan pangan. Sementara penerima yang telah mendapatkan bantuan berada di kisaran 27 ribu orang.
“Ke depan saya akan menyuarakan dan mendorong agar alokasi bantuan pangan, khususnya di Kota Kendari, bisa lebih baik. Data harus terus diperbaiki sehingga bantuan tepat sasaran dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, bantuan pangan bukan satu-satunya solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut harus menjadi stimulus yang dibarengi dengan penguatan pemberdayaan ekonomi.
“Bantuan pangan ini adalah bentuk kehadiran negara, tetapi sifatnya stimulus. Yang paling penting adalah stimulasi bantuan lainnya agar masyarakat bisa lebih berdaya secara ekonomi, misalnya melalui penguatan UMKM dan sektor-sektor lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bulog Kanwil Sultra Erdi Baskoro mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Ia menjelaskan, 677 KPM di Kelurahan Baruga masing-masing menerima 30 kilogram beras untuk tiga bulan, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 20.310 kilogram.
“Harapan kami bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi keluarga penerima sekaligus membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.
Erdi juga menyampaikan adanya peluang penambahan alokasi bantuan pangan hingga Desember 2026.
Sementara itu, Wali Kota Kendari dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, bantuan pangan memiliki peran penting dalam membantu keluarga yang membutuhkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Di Kota Kendari, sebanyak 27.665 KPM tercatat menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan selama tiga bulan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Para penerima tersebar di 11 kecamatan dan 65 kelurahan.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga, sehingga masyarakat dapat menggunakan sebagian pendapatannya untuk memenuhi kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Pemkot Kendari berharap penyaluran bantuan pangan dapat terus dilakukan dengan prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan transparan.
Koordinasi antara pemerintah kecamatan dan kelurahan juga terus diperkuat guna memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik.
Lurah Baruga, Suhrin Eddwar, mengaku bersyukur masyarakat di wilayahnya kembali mendapatkan bantuan beras untuk kebutuhan selama tiga bulan.
“Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan ke depan alokasinya bisa ditambah lagi hingga Desember,” katanya.
Penyaluran bantuan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah dan DPR RI untuk melihat secara langsung pelaksanaan program di lapangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat penerima manfaat.
Masukan dari masyarakat diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pendataan maupun mekanisme penyaluran bantuan pada periode selanjutnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

















































