Sultraonline.id, Kendari — Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., memimpin langsung Rapat Koordinasi rencana pembangunan sejumlah ruas jalan strategis di Kecamatan Langgikima, Landawe, dan Wiwirano, yang digelar di kawasan Padi-Padi, Kota Kendari, Sabtu, 23 Mei 2026.
Rapat koordinasi tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, khususnya untuk membuka akses konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Langgikima, Landawe, dan Wiwirano.
Dalam arahannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa pembangunan ruas-ruas jalan strategis tersebut akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang layak dan memadai.
Adapun sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Konawe Utara antara lain ruas Pelabuhan Matarape–Tambakua, ruas Poros Langgikima–Sarimukti, ruas Molore–Pasir Panjang–Boedingi, ruas Tetewatu–Tambakua, dan ruas Tobimeita–Sarimukti.
Ruas-ruas tersebut dinilai memiliki peran penting dalam membuka akses wilayah, memperkuat konektivitas antarpermukiman, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Langgikima, Landawe, dan Wiwirano.
Khusus untuk ruas Molore–Pasir Panjang–Boedingi, sesuai hasil rapat koordinasi, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara akan mendorong percepatan penanganan melalui skema kolaborasi CSR bersama beberapa perusahaan. Skema ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Langgikima.
“Melalui skema kolaborasi CSR ini, kita akan mulai bergerak. Pemerintah daerah bersama perusahaan akan bersinergi untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses jalan yang selama ini sangat dibutuhkan,” tegas Bupati Ikbar.
Sementara itu, untuk ruas prioritas lainnya, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara akan menempuh berbagai skema pembiayaan infrastruktur dan konektivitas. Selain melalui APBD, Pemda juga akan mendorong dukungan melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat atau PPM perusahaan, serta mengupayakan dukungan pembiayaan melalui skema Inpres Jalan Daerah atau IJD yang bersumber dari APBN.
Dengan pola tersebut, pembangunan jalan diharapkan dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan konektivitas wilayah.
Bupati Ikbar juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Konawe Utara segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi ruas jalan yang akan dikerjakan. Survei teknis tersebut penting sebagai dasar perencanaan awal, agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat.
“Dinas PUPR harus segera turun melihat kondisi jalan. Kita ingin pembangunan ini tepat sasaran, terukur, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga wilayah pelosok. Jalan yang baik akan membuka akses ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Konawe Utara, Herman Sewani, S.H., Sekretaris Daerah, Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd., para Asisten, sejumlah Kepala OPD, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
Dalam kesempatan itu, seluruh peserta rapat menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan sejumlah ruas jalan strategis tersebut. Pembangunan jalan di Kecamatan Langgikima, Landawe, dan Wiwirano dinilai sangat penting untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap, melalui sinergi pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah teknis, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan infrastruktur di Konawe Utara dapat terus berjalan optimal, terarah, dan berkelanjutan demi mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.



















































