Sultraonline.id, Kendari – Pemerintah Kota Kendari menggelar ekspose pengelolaan persampahan tahun 2026 sebagai langkah evaluasi sekaligus memperkuat sistem pengelolaan sampah di wilayah kota.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Senin (16/03/2026), menghadirkan narasumber Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi–Maluku Kementerian Lingkungan Hidup RI, Dr. Azri Rasul.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Sekretaris Daerah Kota Kendari, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Direktur RSUD, Direktur Perumda, kepala puskesmas, kepala sekolah, camat, lurah, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan kebersihan kota.
Dalam kesempatan tersebut, Kapusdal Suma, Dr. Azri Rasul, memaparkan hasil penilaian pengelolaan persampahan yang telah dicapai Kota Kendari pada periode penilaian sebelumnya sekaligus menyampaikan evaluasi terhadap sistem pengelolaan yang berjalan.
“Pengelolaan persampahan harus dilakukan secara terintegrasi mulai dari pengurangan sampah di sumber, penguatan sistem pengangkutan, hingga pengelolaan akhir di tempat pemrosesan. Kolaborasi pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah,” ujar Kapusdal Suma.
Sementara itu, Wali Kota Kendari dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengelolaan sampah menjadi tantangan besar bagi Kota Kendari sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara yang jumlah penduduknya terus meningkat.
Menurutnya, peningkatan jumlah penduduk berdampak langsung terhadap volume sampah yang dihasilkan setiap hari.
“Setiap tahun jumlah sampah di Kota Kendari mengalami kenaikan signifikan, dari 260 ton menjadi 305 ton. Karena itu diperlukan kerja sama lintas sektor yang inklusif, sistem yang terintegrasi, serta partisipasi seluruh elemen masyarakat,” ujar Wali Kota
Wali Kota menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat ditangani secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan terpadu mulai dari pengurangan sampah di sumbernya, proses pengangkutan, hingga pengelolaan akhir.
Melalui kegiatan ekspose ini, Pemerintah Kota Kendari berupaya melihat capaian program yang telah berjalan sekaligus mengevaluasi berbagai kebijakan yang telah diterapkan dalam pengelolaan persampahan.
Forum tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelayanan kebersihan.
Pemerintah Kota Kendari berkomitmen memperkuat kebijakan pengelolaan sampah melalui peningkatan sarana dan prasarana, perbaikan sistem layanan kebersihan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi antar pemangku kepentingan serta menghasilkan langkah konkret dan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di Kota Kendari, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.












































