Evaluasi Program Bangga Kencana, BKKBN Sultra Juara II Nasional Program KB

Sultraonline.id, Kendari – Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultr) menggelar kegiatan Rapat Kerja Daerah (rakerda) sekaligus melakukan evaluasi Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Sultra 2025 yang berlangsung pada salah satu hotel di Kendari, Senin (17/11/25).

Dalam kesempatan itu, dirangkaikan pula dengan penandatangan MoU antara BKlBN Sultra dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kendari tentang rekrutmen dan penempatan tenaga kerja siswa sekolah lansia, ayah, calon ayah, dan keompok usaha peningkatan pendapatan keluarga akseptor.

Kemudian MoU antara BKKBN Sultra dengan PT Hengjaya Mineralindo tentang pelaksanaan program taman asuh sayang anak (tamasya).

Delam kesempatan itu, kepala BKKBN Sultra Asmar, menyebutkan beberapa capaian kinerja positif yang diraih oleh BKKBN Sultra, salah satunya adalah capaian program KB Sultra yang menempati urutan II secara nasional.

“Walau secara nasional kita meraih urutan II, namun masih ada beberapa kabupaten kota yang belum mencapai target, sehingga sisa waktu kurang lebih 2 bulan ini bisa dimanfaatkan untuk bisa mencapai target,” kata Asmar saat memberikan sambutan pada pembukaan rakerda tersebut.

Asmar menjelaskan, kegiatan Rakerda tersebut dalam rangka mensinergikan pelaksanaan Program Bangga Kencana serta integrasi Program Quick Win Kementrian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN pada RPJMD di
Sultra.

“Pelaksanaan Quick Win Kemendukbangga/ BKKBN yang merujuk pada lima program prioritas diluncurkan untuk percepatan pembangunan keluarga berkualitas yaitu GENTING (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), dan Super Apps Keluarga Indonesia,” kata Kepala Perwakian BKKBN Sultra, Asmar, saat membuka kegiatan tersebut.

Lima program prioritas tersebut kata Asmar, dianggap penting untuk peningkatan jejaring kemitraan dan capaian program secara nasional.

Dalam pelaksanaan program ini kata Asmar, dibutuhkan kerjasama stakeholder dan berbagai pihak termasuk BUMN, BUMD, Individu/Perorangan, LSM/Komunitas, Swasta, Perguruan Tinggi/Akademisi dan Media.

Selanjutnya, dalam sinkronisasi di lapangan diperlukan pengintegrasian dataparameter Program Bangga Kencana sebagai bahan evaluasi target perencanaan Program Bangga Kencana dalam dokumen perencanaan daerah yang up to date.

“Oleh karena itu, diperlukan sinkronisasi antara kebijakan operasional Kemendukbangga terkait pelaksanaan quick win dan Peta jalan Program Bangga Kencana melalui kegiatan Rapat Program Bangga Kencana Tahun Anggaran 2025,” Kata Asmar.

Asmar berharap, dengan kegiatan ini dohrapkan bisa menghasilkan langkah strategis dalam upaya menyukseskan program Bangg Kencana di Sultra.

Sementara itu, Ketua Panitia Sitti Maryam, melaporkan bahwa Peserta kegiatan ini berjumlah 134 orang yang terdiri dari peserta BKKBN Provinsi Mitra Provinsi 100 orang, OPD-KB Kabupaten/Kota 17 Orang dan BAPPEDA kabupaten/kota 17 orang.

Sedangkan pemateri dalam kegiatan tersebut berasal dari Bappeda Sultra, Badan Gizi Nasional Sultra dan BKKBN Sultra.

Maryam juga menambahkan bahwa hasil yang diharapkan dari kegiatan ini yakni menguatnya komitmen para pemangku kepentingan baik di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota serta mitra kerja dalam pencapaian sasaran kinerja program bangga kencana dan Quick Win Kemendukbangga/BKKBN.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles